BK SMAN 1 DOMPU Serius Menangani Siswa Malas Belajar

BK SMAN 1 DOMPU

Bagikan:

Guru Bimbingan dan Konseling SMAN 1 Dompu melakukan layanan bimbingan konseling sebagai upaya pencegahan dan pengentasan masalah- masalah siswa terutama kendala yg berkaitan dengan belajar peserta didik.

Salah satu Guru BK, Muhammad Nur, S.Pd dalam paparannya menjelaskan, bahwa pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling tersebut lahir atas dasar fungsi dan tujuan BK sebagai bentuk upaya pengentasan masalah klien ( siswa bermasalah) dan langkah pencegahan yang kemungkinkan menghambat perkembangan diri siswa.

Salah satu tujuan bimbingan konseling itu adalah bagaimana guru BK memberikan bantuan pada klien ( siswa bermasalah) yg sifatnya berkesinambungan dengan mengutamakan pendekatan sesuai masalah siswa dan teori Bimbingan Konseling.

Maka Layanan Bimbingan Konseling sebagai upaya pendekatan dan langkah serius kami terkait angka permasalahan siswa khususnya masalah kendala belajar seperti tidak hadir dan masuk sekolah, tidak mengerjakan tugas, tidak membawa perlengkapan belajar dll yang tentu masih dirasakan dan keluhkan oleh sebagian Bapak ibu guru terutama guru mata pelajaran dan wali kelas sehingga kami ( guru BK) berinisiasi mengambil bagian penting demi memecahkan dan mencegah masalah tersebut guna mendukung secara efektif, efisien dan produktifitas pembelajaran yang optimal agar keseluruhan siswa bisa belajar dengan semangat, senang dan enjoy.

Bukan saja itu, harapan suasana belajar yg baik dan nyaman dalam kelas maupun diluar kelas dapat diwujudkan.

“Upaya BK ini sedikit tidak akan memberikan dampak motivasi moral tersendiri untuk diri siswa baik yang bermasalah maupun yg tidak bermasalah” Kata Muhammad Nur atau biasa disapa Pak Nur.

Ia menegaskan, tentu hal ini bapak ibu guru tahu bahwa malas hadir sekolah, tak mengerjakan tugas, terlambat masuk dll selain bisa berdampak buruk bagi diri siswa itu sendiri seperti intelegensi kurang, karakter tidak karuan bahkan nilai akademik menurun.

Tidak saja itu hal2 semacam ini cenderung akan memungkinkan berdampak pada siswa lain.

Disisi lain peserta didik juga harus mempelajari dan memahami lagi bahwa SMAN 1 Dompu dalam mewujudkan potensi siswa sedang menggunakan Sistem Kredit Semester atau di singkat dengan SKS, dimana SKS ini diharapkan siswa mampu memasang target atau jangkauan yg tepat guna mendapatkan predikat dan prestasi yg yg baik.

“Hebat integensinya, nilai akademiknya tinggi, lebih2 karakter juga berkualitas karena ke 3 ( tiga ) aspek tersebut menurut kami merupakan modal yg sangat urgen dan utama bagi peserta didik agar bisa bersaing diera perkembangan zaman saat ini dan akan datang”. Pinta pak Nur.

Masalah kendala belajar juga menjadi salah satu penyebab rendahnya perkembangan diri siswa secara akademik sehingga membuat sulit sebuah lembaga pendidikan mengupayakan mencerdaskan anak bangsa.

Tentu untuk mengupayakan dan mencapai hal tersebut guru BK tidak sendiri. Program2 BK harus bersinergi dgn lembaga pendidikan dalam hal ini SMAN 1 Dompu.

Salah satu sinergitas yg dibangun yaitu bagaimana menunjukkan kerjasama dan kekompakan yg baik oleh semua komponen terutama internal civitas akademika SMAN 1 Dompu.

Lebih spesifik pak nur menyampaikan agar terkoneksinya informasi permasalahan siswa sebagaimana dijelaskan tersebut diatas semua bapak ibu guru terutama guru mapel dan wali kelas sebagai kompenen yg terlibat langsung dalam transformasi pengetahuan dan pembimbingan perlu adanya upaya pencegahan sesuai metodenya sebelum diserahkan ke BK.

Melalui upaya sesuai prosedur pendekatan, teori2 konseling dan sinergitas peran dan fungsi nantinya akan mampu menekan dan mencegah permasalahan Kendal belajar ini.

“Peran semua komponen juga semakin maksimal dilakukan, mulai di tingkat guru mata pelajaran, wali kelas, guru BK, Wakasek kesiswaan dll bahkan sampai referal kepada kepala sekolah apabila semua cara tidak bisa memberikan dampak positif buat perkembangan potensi siswa”. jelas pak guru Muda mantan guru BK MAN Dompu ini

Lebih lanjut guru BK tersebut juga menambahkan, bahkan untuk lebih memperkuat keberadaan layanan BK serta memberikan efek jera bagi klien diatur juga kegiatan khusus BK yaitu SADAR MANDIRI yg disingkat dengan SAMARI.

SAMARI ini dikhususkan bagi klien yg tertutup akan potensinya, bakat terpendam dan minatnya kurang atau selama ini fakum diri namun bisa dibangkitkan kembali semangatnya lewat strategi khusus BK sehingga bakat tadi dapat disalurkan dan dikembangkan lagi dengan satu harapan oleh kompenen yg ditugaskan oleh SMAN 1 Dompu bisa menindaklanjuti bakat klien.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *